langsung aja ya, sesuai judul.

jadi sebenernya ada 7 tahap sederhana penginstallannya. tapi nanti kita bahas satu persatu ya.

ketujuh tahap tersebut :

  1. Me-resize partisi pada disk untuk membuat partisi baru untuk instalasi linux.
  2. Download Linux mint 17.2 lalu mount ke DVD-Drive dengan menggunakan VirtuaCD
  3. pilih menu “something else, ” saat proses instalasi linux
  4. pada bagian “Installation Type”, gunakan partisi baru yang sebelumnya sudah dibuat dengan menggunakan Windows Disk Management
  5. sisakan sedikit memori untuk partisi Swap
  6. lanjutkan installasi dan ikuti sesuai aturan normal
  7. perintahkan UEFI untuk menggunakan GRUB sebagai bootloader default.

 

berikut proses yang lebih rinci terkait cara penginstallan tersebut.

TAHAP 1

resize partisi dengan menggunakan disk management

1.jpg

TAHAP 2

Boot linux.iso dengan menggunakan Live USB, atau mount ke DVD Drive.

TAHAP 3

linux tidak akan menyadari kehadiran dari OS yang sebelumnya anda install, dalam kasus ini Windows 10, jadi tidak akan ada opsi “install alongside Windows 10”. maka pilih lah menu “something else”

2.jpg

TAHAP 4

ikuti tahap berikut

3.jpg

untuk sebagian besar tahap, biasanya user diminta untuk memisahkan partisi /home.

saat file system telah ‘ter-mount’, kalian akan meilihat unallocated space atau partisi kosong yang mana sudah kalian buat di tahap pertama.

secara singkat mungkin akan terlihat seperti ini.

4.jpg

dan hasilnya mungkin akan seperti ini

5.jpg

TAHAP 5

buat kembali sisa partisi sebagai /swap (jangan gunakan partisi lain yang tidak kamu kenal!)

6.jpg

TAHAP 6

lanjutkan tahap installasi dengan normal đŸ™‚

TAHAP 7

pada saat boot pertama kali, komputer akan memasuki GRUB seperti yang telah diperkirakan, dan mungkin kalian akan bangga pada dirikalian sendiri karena telah melakukan sema pekerjaan dengan lancar. Tapi di beberapa kasus, saat kamu coba untuk menjalankan Windows, mungkin kamu akan menemukan masalah.

jadi rubah lah UEFI menjadi GRUB seperti pada gambar7.JPG

masuk ke BIOS, atau UEFI atau apapun namanya. pada bagian System Configuration tab pada bagian Boot menu option

8.JPG

pada menu tersebut, scroll ke bawah menuju OS boot manager yang terletak dibawah UEFI boot Order Submenu. akan muncul pop up kecil dan menampilkan 2 pilihan. pada kasus saya kali ini, opsi Windows Bootloader ada pada bagian atas opsi “ubuntu”. jadi saya tekan F5 untuk merubah urutannya.

9.JPG

setelah urutannya berubah, pilih lah menu save and exit. dan dari sekarang, seharusnya komputer yang anda gunakan selalu boot ke GRUB, yang mana selalu menampilkan menu boot pilihan Linux atau Windows.

selamat! silahkan dicoba!